in

6 Atlet Esports Termuda Dengan Penghasilan Fantastis

Atlet Esports Termuda

Mendengar kata eSports bagi sebagian besar orang mungkin masih terasa asing di telinga. Namun bagi para penggemar video game, kata tersebut tentu sudah sangat familiar. Terlebih sekarang ini, menjadi atlet eSports termuda juga bisa memberikan keuntungan berupa penghasilan dalam jumlah yang begitu besar.

Bahkan, dari begitu banyaknya atlet eSports yang ada. Tercatat ada beberapa nama atlet eSports termuda dengan usia di bawah 25 tahun yang memiliki penghasilan begitu fantastis. Lantas siapa saja mereka dan berapa penghasilan yang sudah mereka peroleh dengan menjadi pemain game profesional? simak info lengkapnya dari gameitu berikut ini.

Daftar Atlet Esports Termuda

1. Anathan “ana” Pham

Advertisements

Ana

Bagi penggemar eSports tentu sudah tidak lagi asing ketika mendengar nama Anathan Pham atau “ana”. Dia merupakan salah satu anggota OG Esports termuda yang masih berusia 16 tahun. Anathan Pham sendiri merupakan atlet eSports dari Australia.

Meski usianya begitu muda, namun kiprahnya di dunia eSports tidak perlu lagi di pertanyakan. Pada tahun 2018 dan 2019 lalu ia berhasil memenangkan kompetisi The International dan membuat atlet eSports termuda ini mampu memperoleh penghasilan $6,000,411.96 atau hampir setara Rp81 Milar.

2. Sumail “SumaiL” Hassan

SumaiL

Advertisements

Satu tahun lebih muda dari Anathan Pham, atlet eSports termuda bernama Sumail Hassan atau yang lebih di kenal dengan “SumaiL” tercatat menduduki peringkat kedua sebagai atlet eSports muda dengan penghasilan yang begitu fantastis.

Menurut situs esportsearnings.com. atlet berusia 15 tahun ini sudah memiliki penghasilan sebesar $3,591,225.34 atau sekitar Rp48 Milar. Sumail Hassan sendiri merupakan anggota Ecil Geniuses. Selama karirnya sebagai atlet eSports, ia pernah meraih gelar juara The International 2015.

3. Kyle “Bugha” Giersdorf

Bugha

Kemudian atlet eSports termuda berikutnya adalah Kyle Giersdoft yang berasal dari United States. Di usianya yang baru 17 tahun, dia berhasil menduduki peringkat ketika sebagai atlet eSports muda yang memiliki penghasilan fantastsis.

Tidak main-main, penghasilannya mencapai $3,062,966.67 atau setara Rp41 Milar. Gelar juara terakhir yang di raihnya yaitu di tahun 2019 lalu dengan menjuarai turnamen Fornite World Cup 2019 mode Solo.

4. Ludwig “Zai” Wåhlberg

Zai

Pada posisi keempat, ada atlet eSports termuda bernama Ludwig Wåhlberg atau yang lebih di kenal dengan nama “Zai” Dia merupakan pemain profesional untuk game CS:GO Player. Pemain kelahiran 5 Agustus 1997 dan berasal dari Sweden.

Selama menjadi pemain game profesional, tercatat Ludwig Wåhlberg sudah mengikuti 87 turnamen dengan penghasilan total berkisar $2,379,218.85 atau hampir setara ddengan Rp32 Miliar.

5. Shane “EpikWhale” Cotton

EpikWhale

Selanjutnya, atlet eSports termuda yang memiliki penghasilan begitu fantastis adalah Shane Cotton atau yang lebih di kenal dengan nama “EpikWhale”. Sama seperti Bugha, EpikWhale merupakan pemain game profesional yang berasal dari United States dan baru berusia 17 tahun.

Diusianya yang masih sangat muda tersebut, atlet untuk game Fortnite ini sudah mampu mendapatkan penghasilan sebesar $1,297,366.67 atau sekitar Rp17,7 Miliar dari 16 turnamen yang sudah diikutinya. Dan raihan gelar juara terakhir yang ia dapatkan adalah juara tiga turnamen Fornite World Cup 2019 kategori solo.

6. Lee “Faker” Sang Hyeok

Faker

Atlet eSports termuda yang terakhir bernama Lee Sang Hyeok. Atlet berusia 23 tahun dari Republic of Korea ini merupakan atlet untuk game League of Legends. Selama karirnya sebagai pemain game profesional, tercatat ia sudah mengikuti 50 turnamen.

Dinegaranya, ia mengisi puncak klasemen sebagai atlet eSports muda yang memiliki penghasilan tertinggi. Dimana sesuai laporan situs esportsearnings.com, Le Sang Hyeok atau yang lebih di kenal “Faker” tercatat memiliki penghasilan sebesar $1,255,465.80 atau sekitar Rp17,1 Miliar.


Itu dia beberapa nama atlet eSports termuda yang memiliki penghasilan fantastis selama menjadi pemain game profesional. Apakah kalian ingin menjadi seperti mereka? atau adakah pemain eSports muda dari Indonesia yang akan mampu mengalahkan mereka? silahkan berikan pendapat kalian di bawah.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *